Minggu, 12 Maret 2017

Don't Starve: Game survival keren berbasis 2D


http://www.hardcoregamer.com/wp-content/uploads/2013/04/dont-starve-qa-lead-base.jpg
Bertahan hidup dengan apapun yang ada di sekitar kita sudah menjadi insting seorang manusia. Game Don't Starve ini membawa ide tersebut dan merealisasikannya dengan epik menurut saya. Bagaimana tidak, alat-alat yang bisa kita buat benar-benar tradisional sementara kita dipaksa harus bertahan hidup di sebuah teritori yang belum terjamah manusia istilahnya kita stranded di tempat yang belum kita ketahui. Kita harus mencari tahu sendiri dengan menjelajah teritori tersebut, bertahan hidup dari pagi hingga malam, tetap kenyang, tetap waras dalam pemikiran, dan tetap punya penerangan di malam hari. Karena di game ini, karakter kita punya penunjuk/indikator kekenyangan, kewarasan, kesehatan (health bar), dan kelembapan (kalau terjadi perubahan cuaca seperti hujan).


Pertama kali bermain game ini, aku sudah kena racun ular berbisa (lol) di Don't Starve:Shipwrecked salah satu bagian (DLC) dari game ini yang aku sukai ini karena kita terdampar di pulau antah berantah di tengah laut. Malam hari harus selalu menyalakan perapian untuk tetap bertahan hidup dari mahluk malam yang bisa melukai karakter kita. Pagi harinya kita cari barang-barang untuk bertahan hidup seperti, makanan, kayu bakar, dan bahan-bahan untuk membuat kita bertahan hari demi hari contohnya pakaian atau senjata untuk berburu bahkan kalau sudah terbiasa dengan game ini kau bisa membuat pertanian atau peternakan bahkan bisa membuat teknologi sederhana seperti termometer.
Game ini benar-benar keren menurutku, konsep survival game dipadukan 2D yang imut dan bergenre agak gelap menjadi nilai lebih untuk tetap suka sama nih game.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar